1,2,3,4,5 terasa lebih cepat, akan lebih baik,
8,9,10, dst.. jika benar lambatkan waktu akan lebih baik,.
Thursday, December 26, 2013
Saturday, October 5, 2013
Sebuah Waktu yang Istimewa
Yogyakarta, sebuah kota yang berada di bagian selatan pulau Jawa.
Kota pelajar, kota budaya, kota dengan berbagai keindahan di dalamnya. Tak salah jika banyak orang yang terpikat dengan keistimewaannya.
Terlalu banyak pelajaran yang akan kita dapat dari kota tersebut, kota yang tak akan pernah hilang dari ingatan, meski telah meninggalkan kota itu.
Kekhasan makanannya, keramahan penduduknya, keindahan alamnya dan masih banyak indah hal lainnya, seolah mengajak kita untuk kembali ke sana, menikmati ketenangan yang diberikannya.
Kota pelajar, kota budaya, kota dengan berbagai keindahan di dalamnya. Tak salah jika banyak orang yang terpikat dengan keistimewaannya.
Terlalu banyak pelajaran yang akan kita dapat dari kota tersebut, kota yang tak akan pernah hilang dari ingatan, meski telah meninggalkan kota itu.
Kekhasan makanannya, keramahan penduduknya, keindahan alamnya dan masih banyak indah hal lainnya, seolah mengajak kita untuk kembali ke sana, menikmati ketenangan yang diberikannya.
Wednesday, July 17, 2013
Kualitas Informasi Akuntansi
Informasi akuntasi yang berkualitas harus memenuhi syarat-syarat berikut
ini :
1. Perbandingan antara Manfaat dan Biaya
Pertimbangan utamanya adalah bahwa manfaat
laporan akuntansi paling tidak harus sama dengan biaya untuk membuat laporan
tersebut. Biaya sebuah laporan akuntansi tidak boleh lebih besar daripada
manfaat yang bisa diterima oleh pemakai informasi tersebut.
2. Dapat Dimengerti
Informasi dapat dimengerti oleh pemakai karena
dinyatakan dalam bentuk dan dengan istilah yang disesuaikan dengan batas
pengertian atau pengetahuanpemakai.
3. Relevan
Agar informasinya relevan, maka dipilih
metode-metode pengukuran dan pelaporan akuntansi keuangan yang akan membantu
para pemakai dalam pengambilan keputusan yang memerlukan penggunaan data
akuntansi.
4. Dapat Dipercaya
Suatu informasi akuntansi yang dapat dipercaya
tergantung pada 3 hal, yaitu :
a. Dapat diuji
Informasi harus dapat diuji kebenarannya
oleh para penguji independent dengan menggunakan metode pengukuran yang sama
b. Netral
Informasi harus diarahkan pada kebutuhan
umum pemakai, dan tidak bergantung pada kebutuhan dan keinginan pihak-pihak
tertentu.
c. Menyajikan yang seharusnya
Informasi akuntansi dikatakan dapat
dipercaya bila informasi itu memang berasal dari kondisi ekonomi atau kejadian
yang seharusnya terjadi
5. Nilai Prediksi
Informasi tentang keadaan keuangan masa sekarang atau
kinerja masa lalu bisa memiliki nilai prediksi. Artinya, dapat digunakan
sebagai dasar memprediksi masa depan.
6. Feedback (Umpan Balik)
Umpan balik dapat berupa prediksi, pembenaran, atau
penolakan terhadap perencanaan yang telah dibuat sebelumnya.
7. Tepat Waktu
Informasi harus disampaikan secepat mungkin
agar dapat digunakan sebagai dasar untuk membantu dalam pengambilan
keputusa-keputusan perusahaan dan untuk menghindari tertundanya pengambilan
keputusan.
8. Dapat Dibandingkan atau Konsisten
Dapat dibandingkan dimaksudkan agar pembaca laporan
keuangan dapat lebih mudah mengetahui persamaan dan perbedaan diantara
perusahaan-perusahaan yang bersangkutan. Dengan prosedur dan prinsip yang sama,
perbedaan antara dua perusahaan sejenis akan disebabkan oleh keadaan ekonomis
perusahaan yang bersangkutan, bukan oleh perbedaan dalam aplikasi prinsip dan
prosedur akuntansi
9. Materiality (Cukup Berarti)
Tuntutan prinsip-prinsip akuntansi bisa diabaikan jika
suatu laporan keuangan dianggap penting bagi pemakai laporan keuangan tersebut.
Jadi, tuntutan prinsip akuntansi bisa diabaikan selama tidak menyebabkan
kekeliruan atau kesalahan laporan yang memengaruhi keputusan/penilaian pembaca
laporan
Friday, May 24, 2013
Tips "Long Distance Relationship"
Terpisahkan oleh jarak bukan berarti hubungan cinta harus berakhir. Masih ada harapan untuk terus melanjutkan hubungan Anda, tentunya dengan perjuangan lebih.
Rencana masa depan
Seperti apa rencana masa depan hubungan Anda? Bagaimana akhir dari hubungan jarak jauh ini? Apakah nanti pasangan akan kembali ke kota asal atau Anda akan bergabung dengannya di kota yang baru?
Rencana masa depan akan membuat Anda berdua merasa ada harapan. Walau rencana bisa saja berubah, setidaknya Anda dan pasangan akan selalu merasa ada akhir yang menyenangkan dari hubungan jarak jauh ini.
Jujurlah pada diri sendiri dalam membuat rencana. Jangan berpura-pura setuju dengan rencana pasangan padahal dalam hati Anda berharap suatu saat rencana tersebut akan berubah. Kejujuran merupakan sikap yang penting dalam menjaga hubungan jarak jauh.
Komitmen
Komitmen merupakan faktor yang tak kalah penting dari hubungan jarak jauh. Apa yang diharapkan atau tidak diharapkan untuk dilakukan pasangan saat berjauhan harus dibicarakan dari awal. Ceritakan sejujurnya apa harapan dan kekhawatiran Anda sehingga pasangan bisa mengerti.
Cari solusi bersama jika ada hambatan dari awal. Ingat kalau hubungan ini tidak mudah dan perlu usaha lebih untuk melakukannya. Jangan mudah menyerah hanya karena masalah kecil yang masih bisa diselesaikan.
Komunikasi
Dengan kemajuan teknologi tentu hal ini tak lagi jadi masalah. Lewat video chat, telepon, pesan singkat, media sosial, dan berbagai jalur komunikasi lainnya, jarak tak akan terasa terlalu jauh lagi.
Bicarakan dari awal bagaimana "peraturan" tentang berkomunikasi. Apakah si dia bisa dihubungi kapan saja ataukah hanya pada waktu tertentu? Keadaan ini harus dimengerti dan diterima sejak awal agar tidak memicu konflik. Usahakan untuk saling mengerti keadaan masing-masing dan tidak saling menuntut berlebihan.
Cari waktu yang santai dan tidak terburu-buru untuk saling berkabar. Usai bekerja atau kuliah, pada malam hari di saat yang santai mungkin merupakan waktu yang tepat. Tapi jika si dia sekali-sekali ada acara pada malam hari bersikaplah fleksibel dan atur waktu lain untuk saling berkomunikasi. Komunikasi yang baik tidak ditentukan oleh lamanya waktu Anda mengobrol tapi lebih pada kualitas pembicaraan.
Bertemu
Jika memungkinkan, jadwalkan pertemuan sebisa mungkin. Usahakan untuk selalu seimbang dan tidak selalu menuntut pasangan untuk selalu mengunjungi Anda. Lakukan kunjungan secara bergantian sesuai dengan kesediaan waktu. Kenali lingkungan tempat tinggalnya, ke mana ia biasa pergi, dan hal-hal yang berhubungan dengan kegiatannya sehari-hari agar Anda merasa lebih tenang.
Isi waktu pertemuan Anda dengan hal-hal yang menyenangkan. Tak perlu merusak saat pertemuan Anda dengan memicu pertengkaran atau ngambek tanpa alasan yang jelas. Sikap yang demikian akan membuat pasangan tertekan dan berpikir ulang untuk meneruskan hubungannya dengan Anda.
Perhatian kecil
Walau Anda sering berkomunikasi tetap saja perhatian-perhatian kecil secara langsung juga tak kalah penting. Pada momen-momen spesial kirimkan ia hadiah melalui pos untuk membuatnya senang. Perhatian-perhatian kecil semacam itu membuat ia merasa spesial dan membuat Anda seakan ada di sana bersamanya.
Tak ada salahnya sesekali kejutkan ia dengan kedatangan Anda. Namun sebelumnya pastikan Anda mengetahui ia sedang dalam keadaan tidak sibuk dan memiliki waktu luang.
Percaya
Kepercayaan merupakan kunci utama dalam hubungan jarak jauh. Cemburu dan bersikap posesif hanya akan menggerogoti hubungan Anda pelan-pelan. Apakah Anda mampu bersikap percaya dan menahan rasa cemburu Anda demi mempertahankan cintanya? Jika tidak, sebaiknya singkirkan niat untuk berhubungan jarak jauh.
Hubungan jarak jauh memerlukan suasana yang kondusif untuk berhasil. Sikap cemburu, posesif, dan mudah emosi bisa dengan mudah menghancurkan hubungan Anda. Jika dari awal Anda dan kekasih sudah berkomitmen untuk menjalani hubungan ini maka persiapkanlah diri Anda. Seringkali Anda memang harus menerima dan percaya apa yang dikatakan kekasih walau pikiran negatif sering membayangi.
Cari kegiatan
Jangan hanya terus memfokuskan pikiran Anda pada si dia. Ingat, Anda juga masih punya kehidupan yang lain. Jalani kegiatan Anda dengan semangat agar tak terus menerus memikirkan dia. Jangan tinggalkan kebiasaan pergi bersama teman, mengikuti kursus sesuai hobi, atau menghabiskan waktu bersama keluarga tercinta.
Memang hubungan jarak jauh tak selalu lebih mudah daripada hubungan biasa. Saling ketergantungan terhadap pasangan yang terus menerus akan membuat hubungan ini semakin berat. Jika biasanya Anda pergi ke bengkel bersama kekasih, kini usahakan pergi sendiri atau ajak orang terdekat Anda untuk menemani. Kemampuan Anda beradaptasi dan menjalani hidup dengan semangat sangat mempengaruhi keberhasilan dalam hubungan ini.
Rencana masa depan
Seperti apa rencana masa depan hubungan Anda? Bagaimana akhir dari hubungan jarak jauh ini? Apakah nanti pasangan akan kembali ke kota asal atau Anda akan bergabung dengannya di kota yang baru?
Rencana masa depan akan membuat Anda berdua merasa ada harapan. Walau rencana bisa saja berubah, setidaknya Anda dan pasangan akan selalu merasa ada akhir yang menyenangkan dari hubungan jarak jauh ini.
Jujurlah pada diri sendiri dalam membuat rencana. Jangan berpura-pura setuju dengan rencana pasangan padahal dalam hati Anda berharap suatu saat rencana tersebut akan berubah. Kejujuran merupakan sikap yang penting dalam menjaga hubungan jarak jauh.
Komitmen
Komitmen merupakan faktor yang tak kalah penting dari hubungan jarak jauh. Apa yang diharapkan atau tidak diharapkan untuk dilakukan pasangan saat berjauhan harus dibicarakan dari awal. Ceritakan sejujurnya apa harapan dan kekhawatiran Anda sehingga pasangan bisa mengerti.
Cari solusi bersama jika ada hambatan dari awal. Ingat kalau hubungan ini tidak mudah dan perlu usaha lebih untuk melakukannya. Jangan mudah menyerah hanya karena masalah kecil yang masih bisa diselesaikan.
Komunikasi
Dengan kemajuan teknologi tentu hal ini tak lagi jadi masalah. Lewat video chat, telepon, pesan singkat, media sosial, dan berbagai jalur komunikasi lainnya, jarak tak akan terasa terlalu jauh lagi.
Bicarakan dari awal bagaimana "peraturan" tentang berkomunikasi. Apakah si dia bisa dihubungi kapan saja ataukah hanya pada waktu tertentu? Keadaan ini harus dimengerti dan diterima sejak awal agar tidak memicu konflik. Usahakan untuk saling mengerti keadaan masing-masing dan tidak saling menuntut berlebihan.
Cari waktu yang santai dan tidak terburu-buru untuk saling berkabar. Usai bekerja atau kuliah, pada malam hari di saat yang santai mungkin merupakan waktu yang tepat. Tapi jika si dia sekali-sekali ada acara pada malam hari bersikaplah fleksibel dan atur waktu lain untuk saling berkomunikasi. Komunikasi yang baik tidak ditentukan oleh lamanya waktu Anda mengobrol tapi lebih pada kualitas pembicaraan.
Bertemu
Jika memungkinkan, jadwalkan pertemuan sebisa mungkin. Usahakan untuk selalu seimbang dan tidak selalu menuntut pasangan untuk selalu mengunjungi Anda. Lakukan kunjungan secara bergantian sesuai dengan kesediaan waktu. Kenali lingkungan tempat tinggalnya, ke mana ia biasa pergi, dan hal-hal yang berhubungan dengan kegiatannya sehari-hari agar Anda merasa lebih tenang.
Isi waktu pertemuan Anda dengan hal-hal yang menyenangkan. Tak perlu merusak saat pertemuan Anda dengan memicu pertengkaran atau ngambek tanpa alasan yang jelas. Sikap yang demikian akan membuat pasangan tertekan dan berpikir ulang untuk meneruskan hubungannya dengan Anda.
Perhatian kecil
Walau Anda sering berkomunikasi tetap saja perhatian-perhatian kecil secara langsung juga tak kalah penting. Pada momen-momen spesial kirimkan ia hadiah melalui pos untuk membuatnya senang. Perhatian-perhatian kecil semacam itu membuat ia merasa spesial dan membuat Anda seakan ada di sana bersamanya.
Tak ada salahnya sesekali kejutkan ia dengan kedatangan Anda. Namun sebelumnya pastikan Anda mengetahui ia sedang dalam keadaan tidak sibuk dan memiliki waktu luang.
Percaya
Kepercayaan merupakan kunci utama dalam hubungan jarak jauh. Cemburu dan bersikap posesif hanya akan menggerogoti hubungan Anda pelan-pelan. Apakah Anda mampu bersikap percaya dan menahan rasa cemburu Anda demi mempertahankan cintanya? Jika tidak, sebaiknya singkirkan niat untuk berhubungan jarak jauh.
Hubungan jarak jauh memerlukan suasana yang kondusif untuk berhasil. Sikap cemburu, posesif, dan mudah emosi bisa dengan mudah menghancurkan hubungan Anda. Jika dari awal Anda dan kekasih sudah berkomitmen untuk menjalani hubungan ini maka persiapkanlah diri Anda. Seringkali Anda memang harus menerima dan percaya apa yang dikatakan kekasih walau pikiran negatif sering membayangi.
Cari kegiatan
Jangan hanya terus memfokuskan pikiran Anda pada si dia. Ingat, Anda juga masih punya kehidupan yang lain. Jalani kegiatan Anda dengan semangat agar tak terus menerus memikirkan dia. Jangan tinggalkan kebiasaan pergi bersama teman, mengikuti kursus sesuai hobi, atau menghabiskan waktu bersama keluarga tercinta.
Memang hubungan jarak jauh tak selalu lebih mudah daripada hubungan biasa. Saling ketergantungan terhadap pasangan yang terus menerus akan membuat hubungan ini semakin berat. Jika biasanya Anda pergi ke bengkel bersama kekasih, kini usahakan pergi sendiri atau ajak orang terdekat Anda untuk menemani. Kemampuan Anda beradaptasi dan menjalani hidup dengan semangat sangat mempengaruhi keberhasilan dalam hubungan ini.
Saturday, April 27, 2013
Analisis Dokumen Transaksi
A. Analisis Bukti Transaksi
Sasaran akuntansi adalah transaksi
keuangan. Setiap transaksi keuangan harus didukung dengan bukti transaksi
sehingga tidak ada pencatatan akuntansi tanpa bukti transaksi.
Bukti transaksi perusahaan secara garis besar
dibedakan antara bukti intern dan bukti ekstern. Bukti intern adalah bukti
transaksi yang dibuat dan dikeluarkan
oleh perusahaan yang bersangkutan, sehingga yang dijadikan sumber dan dokumen
pencatatan oleh perusahaan biasanya lembar kedua (copy). Sementara lembar satu
(asli) diserahkan kepada pihak luar yang terkait. Bukti ekstern adalah bukti
transaksi yang diterima perusahaan dari pihak luar yang membuat dan
mengeluarkan bukti transaksi yang bersangkutan.
Analisis bukti transaksi pada dasarnya
meliputi kegiatan:
1.
Identifikasi
keabsahan fisik bukti transaksi ; menentukan pihak mana yang mengeluarkan serta
meneliti kebenaran identitas fisik bukti transaksi yang bersangkutan
2.
Identifikasi
transaksi dan meneliti apakah transaksi dilakukan sesuai prosedur yang telah
ditetapkan yaitu dengan meneliti tanda tangan pihak-pihak yang terkait dengan
terjadinya transaksi yang bersangkutan
3.
Menentukan
kebenaran penghitungan nilai uang yaitu dengan meneliti penghitungan yang
dilakukan dan kebenaran penerapan metode yang digunakan serta peraturan
perpajakan yang berlaku.
Bukti
transaksi yang telah dinyatakan absah baik secara formal maupun materil menjadi
sumber pencatatan akuntansi. Sementara bukti transaksi yang telah dicatat dijadikan sebagai dokumen pencatatan.
B.
Jenis-Jenis Bukti Transaksi
Berikut ini beberapa bukti transaksi
yang digunakan sebagai sumber pencatatan akuntansi atau dijadikan sebagai
pendukung atas bukti lainnya.
1.
Kuitansi
Merupakan bukti transaksi penerimaan
uang untuk pembayaran sesuatu. Oleh karena itu kuitansi dibuat dan
ditandatangani oleh pihak yang menerima uang dan diserahkan kepada pihak yang
melakukan pembayaran
2.
Cek
Cek pada dasarnya merupakan surat
perintah kepada bank dari orang yang menandatanganinya, untuk membayarkan
sejumlah uang yang tertulis dalam cek kepada pembawa atau kepada orang yang
namanya ditulis dalam cek
3.
Bilyet
giro
Merupakan surat perintah dari nasabah
suatu bank kepada bank yang bersangkutan, untuk memindahbukukan sejumlah uang
dari rekeningnya ke dalam rekening yang namanya tertulis dalam bilyet giro pada
bank yang sama atau pada pihak lain.
4.
Faktur
Adalah bukti transaksi pembelian atau
penjualan barang dengan pembayaran kredit. Faktur dibuat oleh penjual dan
diserahkan kepada pihak pembeli bersama-sama dengan barang yang dijual. Bagi
pembeli faktur yang diterima dari pihak penjual merupakan faktur pembelian.
Bagi penjual faktur yang dikirimkan kepada pihak pembeli merupakan faktur
penjualan. Lembar kedua (copy) dari faktur yang bersangkutan digunakan sebagai
transaksi penjualan barang.
5.
Nota
Kontan
Nota kontan dipergunakan sebagai bukti
transaksi pembelian atau penjualan tunai. Seperti halnya faktur, nota kontan
dibuat sekurang-kurangnya dalam dua rangkap. Lembar pertama (asli) diserahkan
keppada pembeli, lembar kedua digunakan sebagai sumber dan dokumen pencatatan
akuntansi.
6.
Nota
Kredit/Debit
Nota kredit adalah bukti transaksi
penerimaan kembali barang yang telah dijual secara kredit (retur penjualan),
atau pengurangan harga faktur karena barang sebagian rusak atau kualitas yang
tidak sesuai dengan pesanan. Dalam hal yang
demikian nota kredit dibuat oleh pihak penjual dan dikirimkan kepada
pihak pembeli.
Dipandang dari pihak pembeli, barang
yang dikembalikan kepada penjual karena
rusak atau permohonan pengurangan harga faktur yang disetujui pihak penjual
disebut retur pembelian. Apabila bukti transaksi tersebut dibuat oleh pihak
pembeli dan dikirimkan kepada penjual, nota yang bersangkutan disebut nota
debet.
7.
Bukti
Memorial
Merupakan bukti transaksi intern dalam
bentuk memo dari pejabat dalam
perusahaan kepada bagian akuntansi, untuk mencatat suatu peristiwa atau keadaan
yang sifatnya intern. Biasanya terjadi pada akhir periode seperti memo untuk
mencatat adanya gaji pegawai yang masih harus dibayar, adanya pekerjaan jasa
yang telah selesai tetapi belum diserahkan kepada pemesan, penyusutan aktiva
tetap dan transaksi intern lainnya.
Friday, April 26, 2013
Perusahaan Jasa - Jurnal Penyesuaian & Jurnal Penutup
Perusahaan Jasa
Jurnal
Penyesuaian
Fungsi ayat jurnal penyesuaian adalah untuk mengubah sedemikian rupa nilai akun
sehingga neraca saldo memperlihatkan saldo sebenarnya dari harta, hutang,
kewajiban, pendapatan, dan beban. Setelah ayat jurnal penyesuaian dibukukan,
maka seluruh akun akan mengelompok menjadi akun riil dan akun nominal. Akun
riil dicatat ke neraca sedangkan akun nominal dicatat di laporan laba rugi.
Akun-akun yang lazim disesuaikan pada akhir periode akuntansi adalah sebagai
berikut:
a. Beban dibayar dimuka
Misalkan pada
tanggal 1 april 2004 dibayar premi asuransi untu satu tahun sejumlah
Rp600.000,00. Misalkan juga bahwa akhir periode akuntansi ditetapkan 31
desember 2004. Dengan demikian, bagian premi asuransi yang telah menjadi beban
pada 31 desember 2004 adalah 9/12 x Rp600.000,00 = Rp450.000,00. Bila transaksi
ini dicatat sebagai harta, maka ayat jurnal dan ayat jurnal penyesuaiannya
adalah sebagai berikut :
Ayat jurnal untuk 1 april 2004 :
Tanggal
|
Akun
|
Ref
|
Debit
|
Credit
|
|
2004
April
|
1
|
Asuransi
dibayar dimuka
Kas
|
Rp600.000,00
|
Rp600.000,00
|
|
Ayat jural penyesuaian pada 31
desember 2004 :
Tanggal
|
Akun
|
Ref
|
Debit
|
Credit
|
|
2004
Desember
|
31
|
Beban
asuransi
Asuransi
dibayar dimuka
|
Rp450.000,00
|
Rp450.000,00
|
|
Bila transaksi
ini dicatat sebagai beban, maka ayat jurnal dan ayat jurnal penyesuaiannya
adalah sebagai berikut :
Ayat jurnal untuk 1 april 2004 :
Tanggal
|
Akun
|
Ref
|
Debit
|
Credit
|
|
2004
April
|
1
|
Beban
asuransi
Kas
|
Rp600.000,00
|
Rp600.000,00
|
|
Ayat jural penyesuaian pada 31
desember 2004 :
Tanggal
|
Akun
|
Ref
|
Debit
|
Credit
|
|
2004
Desember
|
31
|
Asuransi
dibayar dimuka
Beban
asuransi
|
Rp450.000,00
|
Rp450.000,00
|
|
b. Pendapatan diterima dimuka
Pada tanggal 1
maret 2004 diterima per kas sewa gedung untuk dua tahun di muka sejumlah
Rp4.800.000,00. Pada akhir periode akuntansi adalah 31 desember 2004.
Jadi, sewa yang menjadi pendapatan selama 10 bulan (maret – desember) adalah
untuk 10 bulan atau 10\24 x Rp4.800.000,00 = Rp2.000.000,00
Jika transaksi
diatas dicatat sebagai kewajiban, maka ayat jurnal pada tanggal 1 maret adalah
:
Tanggal
|
Akun
|
Ref
|
Debit
|
Credit
|
|
2004
Maret
|
1
|
Kas
Sewa
diterima dimuka
|
Rp4.800.000,00
|
Rp4.800.000,00
|
|
Ayat jurnal penyesuaian pada akhir periode
adalah
Tanggal
|
Akun
|
Ref
|
Debit
|
Credit
|
|
2004
Desember
|
31
|
Sewa
diterima dimuka
Pendapatan
sewa
|
Rp2.000.000,00
|
Rp2.000.000,00
|
|
Jika dicatat sebagai pendapatan,
maka ayat jurnal pada tanggal 1 maret adalah :
Tanggal
|
Akun
|
Ref
|
Debit
|
Credit
|
|
2004
Maret
|
1
|
Kas
Pendapatan
sewa
|
Rp4.800.000,00
|
Rp4.800.000,00
|
|
Sedangkan ayat jurnal penyesuaian
pada akhir periode adalah :
Tanggal
|
Akun
|
Ref
|
Debit
|
Credit
|
|
2004
Desember
|
31
|
Pendapatan
sewa
Sewa
diterima dimuka
|
Rp2.800.000,00
|
Rp2..800.000,00
|
|
c. Piutang penghasilan
Pada tanggal 31
desember 2004 masih harus diterima sewa gedung untuk bulan September, oktober,
November, dan desember 2004 sebesar Rp500.000,00 per bulan.
Ayat jurnal penyesuaiannya pada
akhir periode 31 desember adalah :
Tanggal
|
Akun
|
Ref
|
Debit
|
Credit
|
|
2004
Desember
|
31
|
Sewa yang
masih harus diterima
Pendapatan
sewa
|
Rp2.000.000,00
|
Rp2.000.000,00
|
|
d. Beban yang masih harus dibayar
Pada tanggal 31
desember 2004 di neraca saldo terdapat akun pinjaman hipotek (u/m = uang masuk)
Rp300.000,00 di mana bungan dibayar kemudian tiap tanggal 1 februari dan 1
agustus, dengan dasar bunga 12%.
Bunga yang
terutang per 31 desember 2004 adalah dari tanggal 1 agustus 2003 sampai dengan
31 desember 2004, atau sama dengan lima bulan, karena bunga yang dibayar bulan
agustus 2004 adalah untuk bulan februari, maret, april, mei, juni, dan juli
2004. Jumlah bunga yang masih harus dibayar = 5/12 x 12/100 x Rp300.000,00 =
Rp15.000,00
Jadi ayat
jurnal penyesuaiannya pada tanggal 31 desember 2004 adalah :
Tanggal
|
Akun
|
Ref
|
Debit
|
Credit
|
|
2004
Desember
|
31
|
Beban bunga
Bunga yang
masih harus dibayar
|
Rp15.000,00
|
Rp15.000,00
|
|
e. Penyusutan aktiva tetap
Pada 31 deember
2004 penyusutan aktiva tetap ditetapkan sebagai berikut : gedung (Rp1.000.000,00),
inventaris kantor (Rp200.000,00), dan panten (Rp100.000,00).
Ayat jurnal penyesuaiannya adalah :
Tanggal
|
Akun
|
Ref
|
Debit
|
Credit
|
|
2004
Desember
|
31
|
Beban
penyusutan gedung
Akumulasi
penyusutan gedung
Beban
penyusutan inventaris kantor
Akumulasi
penyusutan inventaris kantor
Amortisasi
paten
Paten
|
Rp1.000.000,00
Rp200.000,00
Rp100.000,00
|
Rp450.000,00
Rp200.000,00
Rp100.000,00
|
|
f. Penghapusan piutang
Pada tanggal 31
desember 2004 diputuskan bahwa piutang atas relasi bisnis sebesar Rp500.000,00
tidak dapat ditagih, sehingga harus dihapuskan.
Ayat jurnal penyesuaiannya pada
tanggal 31 desember 2004 adalah:
Tanggal
|
Akun
|
Ref
|
Debit
|
Credit
|
|
2004
Desember
|
31
|
Beban
penghapusan piutang
Piutang
|
Rp450.000,00
|
Rp450.000,00
|
|
Siklus akuntansi pada perusahaan dagang selanjutnya
sama seperti pada perusahaan jasa, yaitu melakukan penutupan buku. Penutupan
buku bertujuan untuk menutup semua saldo akun nominal (akun dari laporan laba
rugi) dan akun prive. Jurnal penutup yang dibuat tidak berbeda dengan jurnal
penutup yang dilakukan pada perusahaan jasa. Jurnal penutup untuk akun-akun
mominal meliputi akun penjualan, retur penjualan, potongan penjualan, pembelian
ongkos angkut pembelian, retur pembelian, potongan pembelian dan akun beban
lainnya.
Langkah-langkah
dalam proses penutupan buku sebagai berikut:
1. Menutup
akun-akun pengurang penjualan ke akun penjualan,kemudian akun penjualan
dipindahkan ke akun laba-rugi.
Tgl
|
Keterangan
|
Ref
|
Debet
|
Kredit
|
||
Agst.
|
2006
|
|||||
Penjualan
|
xxx
|
|||||
Retur penjualan
|
xxx
|
|||||
Potongan penjualan
|
xxx
|
|||||
(untuk
memindahkan saldo akun retur penjualan dan potongan penjualan ke akun penjualan)
Tgl
|
Keterangan
|
Ref
|
Debet
|
Kredit
|
||
Agst.
|
2006
|
|||||
Penjualan
|
xxx
|
|||||
Laba Rugi
|
xxx
|
|||||
(untuk
memindahkan saldo akun penjualan kea kun laba rugi)
Apabila
perusahaan memiliki pendapatan lain selain penjualan, contoh pendapatan sewa, maka
jurnal penutup sebagai berikut :
Tgl
|
Keterangan
|
Ref
|
Debet
|
Kredit
|
||
Agst.
|
2006
|
|||||
Pendapatan sewa
|
xxx
|
|||||
Laba Rugi
|
xxx
|
|||||
2. Menutup
akun-akun beban ke akun laba rugi
Tgl
|
Keterangan
|
Ref
|
Debet
|
Kredit
|
||
Agst.
|
2006
|
|||||
Laba rugi
|
xxx
|
|||||
Beban gaji
|
xxx
|
|||||
Beban depresiasi
|
xxx
|
|||||
Beban sewa
|
xxx
|
|||||
Beban asuransi
|
xxx
|
|||||
Harga pokok penjualan
|
xxx
|
|||||
3. Menutup akun
laba rugi ke ak maka akun-akun tersebut tidak memiliki saldo lagi. Dengan
melakukan posting, maka semua saldo akun nominalun modal
Setelah akun
penjualan dan beban ditutup, berpindah ke akun laba rugi. Akun laba rugi
selanjutnya ditutup ke akun modal.
Tgl
|
Keterangan
|
Ref
|
Debet
|
Kredit
|
|||
Agst.
|
31
|
Laba rugi
|
xxx
|
||||
Modal Tn. Jaka
|
xxx
|
||||||
4. Menutup
saldo akun prive ke akun modal
Tgl
|
Keterangan
|
Ref
|
Debet
|
Kredit
|
|||
Agst.
|
31
|
Modal Tn. Jaka
|
xxx
|
||||
Prive Tn. Jaka
|
xxx
|
||||||
Pada kasus UD
Purnama Sari, penyusunan jurnal penutup akan nampak sebagai berikut:
1. Menutup
penjualan dan akun-akun pengurangnya
Tgl
|
Keterangan
|
Ref
|
Debet
|
Kredit
|
|||
Agst.
|
2006
|
Laba rugi
|
4,308,050
|
||||
Beban gaji
|
945,000
|
||||||
Beban sewa
|
120,000
|
||||||
Beban iklan
|
50,000
|
||||||
Harga pokok penjualan
|
2,323,050
|
||||||
Beban penyusutan gudang
|
750,000
|
||||||
Beban asuransi
|
120,000
|
||||||
2. Menutup akun
beban-beban ke akun laba rugi
Tgl
|
Keterangan
|
Ref
|
Debet
|
Kredit
|
|||
Agst.
|
31
|
Laba rugi
|
4,308,050
|
||||
Beban gaji
|
945,000
|
||||||
Beban sewa
|
120,000
|
||||||
Beban iklan
|
50,000
|
||||||
Harga pokok penjualan
|
2,323,050
|
||||||
Beban penyusutan gudang
|
750,000
|
||||||
Beban asuransi
|
120,000
|
||||||
3. Menutup akun
laba rugi ke akun modal
Tgl
|
Keterangan
|
Ref
|
Debet
|
Kredit
|
|||
Agst.
|
31
|
Laba rugi
|
82,850
|
||||
Modal Tn. Jaka
|
82,850
|
||||||
4. Menutup
prive ke akun modal
Tgl
|
Keterangan
|
Ref
|
Debet
|
Kredit
|
|||
Agst.
|
31
|
Modal Tn. Jaka
|
50,000
|
||||
Prive Tn. Jaka
|
50,000
|
||||||
Subscribe to:
Comments (Atom)