Mungkin benar, banyak orang bilang bumi itu berputar, dan bahkan terus berputar.
Sebuah pohon yang mati juga mungkin meninggalkan tunas, yang akan menumbuhkan pohon lain.
Bunyi detak jam menemaniku, seolah bertanya, kemana aku akan melangkah?.??
The Other Side of The Invisible
Friday, December 25, 2015
Friday, December 4, 2015
About you
Hei,
Terima kasih untuk 4 tahun yg begitu indah, berharga, dan sempurna.
I'm really miss you,
10-15-07-10-01
Saturday, November 8, 2014
Sebuah Lantunan di Suatu Fajar
Saat aku lanjut usia
Saat ragaku terasa tua
Tetaplah kau s’lalu di sini
Menemani aku bernyanyi
Saat rambutku mulai rontok
Yakinlah ku tetap setia
Memijit pundakmu hingga kau tertidur pulas…
Genggam tanganku saat tubuhku terasa linu
Kupeluk erat tubuhmu saat dingin menyerangmu
Kita lawan bersama, dingin dan panas dunia
Saat kaki t’lah lemah kita saling menopang
Hingga nanti di suatu pagi salah satu dari kita mati
Sampai jumpa di kehidupan yang lain
Saat perutku mulai buncit…
Yakinlah ku tetap yang tersexy…
Dan tetaplah kau s’lalu menanti…
Nyanyianku di malam hari…
ku nyanyikan bait demi bait untuk mengingat memori ini,
memori sembilu yang kembali ditayangkan..
Saat ragaku terasa tua
Tetaplah kau s’lalu di sini
Menemani aku bernyanyi
Saat rambutku mulai rontok
Yakinlah ku tetap setia
Memijit pundakmu hingga kau tertidur pulas…
Genggam tanganku saat tubuhku terasa linu
Kupeluk erat tubuhmu saat dingin menyerangmu
Kita lawan bersama, dingin dan panas dunia
Saat kaki t’lah lemah kita saling menopang
Hingga nanti di suatu pagi salah satu dari kita mati
Sampai jumpa di kehidupan yang lain
Saat perutku mulai buncit…
Yakinlah ku tetap yang tersexy…
Dan tetaplah kau s’lalu menanti…
Nyanyianku di malam hari…
ku nyanyikan bait demi bait untuk mengingat memori ini,
memori sembilu yang kembali ditayangkan..
Friday, June 20, 2014
BERBAGAI METODE PENYUSUTAN AKTIVA TETAP
Metode Penyusutan Aktiva Tetap
Akuntansi
Penyusutan adalah salah satu konsekuensi akibat dari
penggunaan aktiva tetap. Di mana aktiva tetap akan cenderung mengalami
penurunan fungsi. Pengertian penyusutan menurut penalaran umum adalah cadangan
yang akan diperuntukan untuk membeli aktiva baru guna menggantikan aktiva lama
yang tidak produktif. Sedangkan pengertian menurut akuntansi, penyusutan adalah
pengalokasian harga perolehan aktiva tetap ke dalam harga pokok produksi, atau
biaya operasional yang disebabkan penggunaan aktiva tetap tersebut.
Aktiva tetap akan mengalami penyusutan dari suatu
periode ke periode berikutnya, jadi nilai kegunaan dari aktiva tetap akan terus
berkurang dari suatu periode ke periode berikutnya, kecuali tanah. Misalnya adalah
mesin yang dibeli untuk ektivitas operasi perusahaan seharga 12.000.000 dan
setelah 6 tahun ke depan nilai dari mesin tersebut mengalami penyusutan menjadi
Rp. 7.000.000.
Dalam suatu periode tertentu apabila sudah digunakan
atau dimanfaatkan maka nilai aktiva tetap akan mengalami penurunan. Aktiva
tetap yang nilainya tidak akan berkurang, bahkan nilainya cenderung bertambah
atau semakin tinggi adalah tanah. Seiring dengan bertambahnya waktu, nilai dari
sebidang tanah akan mengalami penambahan atau semakin tinggi.
Penyusutan aktiva tetap terjadi karena berkurangnya
nilai kegunaan dari aktiva tetap yang disebabkan karena adanya pemakaian aktiva
tetap tersebut. Penyusutan dikenal juga dengan istilah depresiasi yaitu
pengalokasian aktiva tetap yang disebabkan adanya penurunan nilai dari aktiva
tetap tersebut. Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengetahui
besarnya penyusutan atau depresiasi, diantaranya metode metode garis lurus,
metode jumlah angka tahun, metode menurun berganda, metode satuan jam kerja dan
metode satuan hasil produksi.
Sebelum membahas lebih lanjut mengenai metode
penyusutan aktiva tetap, sebaiknya Anda pahami dulu beberapa istilah berikut
ini:
1. Harga perolehan (harga barang + biaya-biaya yang
menyertainya)
2.Harga buku aktiva tetap (harga perolehan – akumulasi
penyusutan aktiva tetap)
3.Nilai residu disebut juga dengan nilai sisa yaitu
perkiraan nilai aktiva tetap setelah
dipakai sesuai umur ekonomisnya.
4.Umur ekonomis adalah batas waktu penggunaan barang atau
perkiraan usia barang.
Beberapa istilah di atas akan mempermudah dalam
memahami metode penyusunan aktiva tetap. Berikut penjelasan dan pembahasan
beeberapa jenis metode penyusutan aktiva tetap:
Metode Penyusutan Aktiva Tetap Garis Lurus
Istilah
lain dari metode garis lurus adalah straigt line method, di dalam metode ini
beban penyusutan aktiva tetap pertahunnya akan sama sampai akhir umur ekonomis
aktiva tetap tersebut.
Rumusnya:
Penyusutan
= Harga perolehan - nilai residu
-----------------------------------
umur ekonomis
Dapat
juga dicari dengan cara lain:
-
Menghitung tarif penyusutan tiap tahun
Tarif
penyusutan = 100 %
-----------------
umur
ekonomis
-
Menghitung beban penyusutan tiap tahun
Beban penyusutan = tarif penyusutan x (harga perolehan – nilai residu)
-
Menghitung nilai buku aktiva tetap
Harga buku aktiva tetap = harga perolehan – akumulasi penyusutan
Metode
Penyusutan Aktiva Tetap Menurun Ganda
Istilah lain dari metode ini adalah Double Declining Balance Methode. Di dalam metode ini, penyusutan aktiva tetap dapat ditentukan melalui persentase tertentu yang dicari dari harga buku pada tahun bersangkutan. Untuk menghitung persentase penyusutan dapat diperoleh dengan mengalikan persentase penyusutan yang diperoleh dengan metode garis lurus dikalikan angka 2. Jadi besarnya persentase penyusutan 2 kali dari persentase atau tarif penyusutan metode garis lurus.
Rumus:
Istilah lain dari metode ini adalah Double Declining Balance Methode. Di dalam metode ini, penyusutan aktiva tetap dapat ditentukan melalui persentase tertentu yang dicari dari harga buku pada tahun bersangkutan. Untuk menghitung persentase penyusutan dapat diperoleh dengan mengalikan persentase penyusutan yang diperoleh dengan metode garis lurus dikalikan angka 2. Jadi besarnya persentase penyusutan 2 kali dari persentase atau tarif penyusutan metode garis lurus.
Rumus:
Penyusutan = [2 x (100% : umur
ekonomis)] x harga buku aktiva tetap.
Metode Penyusutan Aktiva Tetap Jumlah Angka Tahun
Istilah dari metode ini adalah sum of the years digit method, besarnya penyusutan aktiva tetap berdasarkan metode jumlah angka tahun mengalami penurunan jumlah tiap tahunnya.
Rumus:
Metode Penyusutan Aktiva Tetap Jumlah Angka Tahun
Istilah dari metode ini adalah sum of the years digit method, besarnya penyusutan aktiva tetap berdasarkan metode jumlah angka tahun mengalami penurunan jumlah tiap tahunnya.
Rumus:
Penyusutan= sisa
umur penggunaan
---------------------------- x (harga perolehan - nilai residu)
jumlah angka tahun
Keterangannya:
- Sisa umur penggunaan diperoleh = semisal umur ekonomisnya adalah 5 tahun, maka untuk tahun pertama sisa umur penggunaan berjumlah 5 (lima), sedangkan tahun kedua berjumlah 4 (empat), dan begitu seterusnya.
- Jumlah angka tahun diperoleh = semisal umur ekonomisnya adalah 5 tahun, maka perhitungan jumlah angka tahunnya 1+2+3+4+5=15
- Harga buku aktiva = harga perolehan dikurangi nilai residu
- Sisa umur penggunaan diperoleh = semisal umur ekonomisnya adalah 5 tahun, maka untuk tahun pertama sisa umur penggunaan berjumlah 5 (lima), sedangkan tahun kedua berjumlah 4 (empat), dan begitu seterusnya.
- Jumlah angka tahun diperoleh = semisal umur ekonomisnya adalah 5 tahun, maka perhitungan jumlah angka tahunnya 1+2+3+4+5=15
- Harga buku aktiva = harga perolehan dikurangi nilai residu
Metode
Penyusutan Aktiva Tetap Satuan Jam Kerja
Istilah lainnya adalah Service Hours Method, penetapan beban penyusutan
aktiva tetap dalam metode ini di dasarkan pada jam kerja yang bisa dicapai
dalam periode yang bersangkutan.
Rumus:
- Beban penyusutan per tahun =
jam kerja yang dapat dicapai x tarif penyusutan tiap jam
- Tarif penyusutan per jam =
(harga perolehan - nilai residu) / jumlah total jam kerja penggunaan aktiva
Metode
Penyusutan Aktiva Tetap Satuan Hasil Produksi
Istilah lainnya adalah Productive Output Method. Di dalam
metode ini penetapan beban penyusutan aktiva tetap didasarkan pada jumlah
satuan produk yang dihasilkan pada periode yang bersangkutan.
Rumus:
- Beban penyusutan per tahun=
jumlah satuan produk yang dihasilkan x tarif penyusutan per produk
- Tarif penyusutan per satuan
produk = (harga perolehan – nilai residu) / jumlah total produk yang
dihasilkan.
Dapat
disimpulkan bahwa:
Penyusutan adalah proses
pengurangan nilai aktiva tetap yang disebabkan oleh beberapa faktor sebagai
akibat penggunaan aktiva tetap tersebut. Salah satu faktor yang dapat
mempengaruhinya adalah faktor usia. Beberapa metode yang digunakan untuk
menghitung besarnya beban penyusutan adalah metode garis lurus, metode menurun
ganda, metode jumlah angka tahun, metode satuan jam kerja, dan metode satuan
hasil produksi.
Setelah perhitungan selesai
dilakukan, langkah berikutnya adalah mencatat beban penyusutan aktiva tetap.
Proses pencatatan ini akan dilakukan di akhir periode akuntansi dengan
dilengkapi bukti transaksi berupa memo yang di dalamnya memuat adanya ayat jurnal
penyesuaian yang menjelaskan adanya penyusutan jumlah saldo periode tersebut.
Pencatatan dalam jurnal
penyesuaian:
- Beban penyusutan aktiva
tetap xxxx (debet)
- Akumulasi penyusutan aktiva tetap xxxx (kredit)
Atau
- Beban penyusutan aktiva
tetap xxxx (debet)
- Aktiva tetap yang bersangkutan xxxx (kredit)
Catatan:
1. Terapkanlah dengan
konsisten apapun metode yang digunakan.
2. Apabila perusahaan
menganggap perlu adanya perubahan atas metode penyusutan yang dipakai, ada
baiknya mencantumkan di dalam penjelasan mengenai sistem akuntansi yang dipakai
dalam laporan keuangan dan disertai dengan alasannya.
Thursday, December 26, 2013
time machine (hopes)
1,2,3,4,5 terasa lebih cepat, akan lebih baik,
8,9,10, dst.. jika benar lambatkan waktu akan lebih baik,.
8,9,10, dst.. jika benar lambatkan waktu akan lebih baik,.
Saturday, October 5, 2013
Sebuah Waktu yang Istimewa
Yogyakarta, sebuah kota yang berada di bagian selatan pulau Jawa.
Kota pelajar, kota budaya, kota dengan berbagai keindahan di dalamnya. Tak salah jika banyak orang yang terpikat dengan keistimewaannya.
Terlalu banyak pelajaran yang akan kita dapat dari kota tersebut, kota yang tak akan pernah hilang dari ingatan, meski telah meninggalkan kota itu.
Kekhasan makanannya, keramahan penduduknya, keindahan alamnya dan masih banyak indah hal lainnya, seolah mengajak kita untuk kembali ke sana, menikmati ketenangan yang diberikannya.
Kota pelajar, kota budaya, kota dengan berbagai keindahan di dalamnya. Tak salah jika banyak orang yang terpikat dengan keistimewaannya.
Terlalu banyak pelajaran yang akan kita dapat dari kota tersebut, kota yang tak akan pernah hilang dari ingatan, meski telah meninggalkan kota itu.
Kekhasan makanannya, keramahan penduduknya, keindahan alamnya dan masih banyak indah hal lainnya, seolah mengajak kita untuk kembali ke sana, menikmati ketenangan yang diberikannya.
Wednesday, July 17, 2013
Kualitas Informasi Akuntansi
Informasi akuntasi yang berkualitas harus memenuhi syarat-syarat berikut
ini :
1. Perbandingan antara Manfaat dan Biaya
Pertimbangan utamanya adalah bahwa manfaat
laporan akuntansi paling tidak harus sama dengan biaya untuk membuat laporan
tersebut. Biaya sebuah laporan akuntansi tidak boleh lebih besar daripada
manfaat yang bisa diterima oleh pemakai informasi tersebut.
2. Dapat Dimengerti
Informasi dapat dimengerti oleh pemakai karena
dinyatakan dalam bentuk dan dengan istilah yang disesuaikan dengan batas
pengertian atau pengetahuanpemakai.
3. Relevan
Agar informasinya relevan, maka dipilih
metode-metode pengukuran dan pelaporan akuntansi keuangan yang akan membantu
para pemakai dalam pengambilan keputusan yang memerlukan penggunaan data
akuntansi.
4. Dapat Dipercaya
Suatu informasi akuntansi yang dapat dipercaya
tergantung pada 3 hal, yaitu :
a. Dapat diuji
Informasi harus dapat diuji kebenarannya
oleh para penguji independent dengan menggunakan metode pengukuran yang sama
b. Netral
Informasi harus diarahkan pada kebutuhan
umum pemakai, dan tidak bergantung pada kebutuhan dan keinginan pihak-pihak
tertentu.
c. Menyajikan yang seharusnya
Informasi akuntansi dikatakan dapat
dipercaya bila informasi itu memang berasal dari kondisi ekonomi atau kejadian
yang seharusnya terjadi
5. Nilai Prediksi
Informasi tentang keadaan keuangan masa sekarang atau
kinerja masa lalu bisa memiliki nilai prediksi. Artinya, dapat digunakan
sebagai dasar memprediksi masa depan.
6. Feedback (Umpan Balik)
Umpan balik dapat berupa prediksi, pembenaran, atau
penolakan terhadap perencanaan yang telah dibuat sebelumnya.
7. Tepat Waktu
Informasi harus disampaikan secepat mungkin
agar dapat digunakan sebagai dasar untuk membantu dalam pengambilan
keputusa-keputusan perusahaan dan untuk menghindari tertundanya pengambilan
keputusan.
8. Dapat Dibandingkan atau Konsisten
Dapat dibandingkan dimaksudkan agar pembaca laporan
keuangan dapat lebih mudah mengetahui persamaan dan perbedaan diantara
perusahaan-perusahaan yang bersangkutan. Dengan prosedur dan prinsip yang sama,
perbedaan antara dua perusahaan sejenis akan disebabkan oleh keadaan ekonomis
perusahaan yang bersangkutan, bukan oleh perbedaan dalam aplikasi prinsip dan
prosedur akuntansi
9. Materiality (Cukup Berarti)
Tuntutan prinsip-prinsip akuntansi bisa diabaikan jika
suatu laporan keuangan dianggap penting bagi pemakai laporan keuangan tersebut.
Jadi, tuntutan prinsip akuntansi bisa diabaikan selama tidak menyebabkan
kekeliruan atau kesalahan laporan yang memengaruhi keputusan/penilaian pembaca
laporan
Subscribe to:
Comments (Atom)