Saturday, November 8, 2014

Sebuah Lantunan di Suatu Fajar

Saat aku lanjut usia 
Saat ragaku terasa tua 
Tetaplah kau s’lalu di sini
Menemani aku bernyanyi

Saat rambutku mulai rontok
Yakinlah ku tetap setia
Memijit pundakmu hingga kau tertidur pulas…

Genggam tanganku saat tubuhku terasa linu 
Kupeluk erat tubuhmu saat dingin menyerangmu
Kita lawan bersama, dingin dan panas dunia 
Saat kaki t’lah lemah kita saling menopang
Hingga nanti di suatu pagi salah satu dari kita mati
Sampai jumpa di kehidupan yang lain
 
Saat perutku mulai buncit…
Yakinlah ku tetap yang tersexy…
Dan tetaplah kau s’lalu menanti… 
Nyanyianku di malam hari…


ku nyanyikan bait demi bait untuk mengingat memori ini,
memori sembilu yang kembali ditayangkan..